SEKSI PENDIDIKAN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA KaBuPATEN TASIKMALAYA
Tanamkan Integritas Sejak Dini, Kejari Tasikmalaya Gelar Kampanye Anti Korupsi di MAN 1 Tasikmalaya
Tanamkan Integritas Sejak Dini, Kejari Tasikmalaya Gelar Kampanye Anti Korupsi di MAN 1 Tasikmalaya
INFO BERITA
Encep Mansur, S.kom


Foto 1:
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Aep Saepurohman, S.Ag., M.S.I., saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Kampanye Anti Korupsi di Aula Kampus MAN 1 Tasikmalaya, Kamis (1/10/2026).
Foto 2:
Perwakilan Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, Bapak Vito, saat memberikan materi pembinaan antikorupsi kepada siswa MAN 1 dan MTsN 1 Tasikmalaya.
Foto 3:
Para siswa MAN 1 dan MTsN 1 Tasikmalaya mengikuti Kampanye Anti Korupsi yang digagas oleh Kejaksaan Negeri Tasikmalaya.
Foto 4:
Foto bersama jajaran Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Kepala MAN 1 Tasikmalaya, Kepala MTsN 1 Tasikmalaya, guru, dan peserta kegiatan.
Tanamkan Integritas Sejak Dini, Kejari Tasikmalaya Gelar Kampanye Anti Korupsi di MAN 1 Tasikmalaya
Tasikmalaya (Kemenag) — Upaya membangun generasi muda yang berintegritas dan memiliki kesadaran antikorupsi terus digelorakan melalui lingkungan pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui Kampanye Anti Korupsi yang digagas oleh Kejaksaan Negeri Tasikmalaya di Aula Kampus MAN 1 Tasikmalaya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 200 siswa dan 20 guru dari dua madrasah, yaitu MAN 1 Tasikmalaya sebanyak 100 siswa dan 10 guru serta MTsN 1 Tasikmalaya sebanyak 100 siswa dan 10 guru.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. H. Aep Saepurohman, S.Ag., M.S.I., yang sekaligus menyampaikan sambutan.
Dalam sambutannya, Dr. H. Aep Saepurohman menekankan bahwa pendidikan antikorupsi harus dimulai sejak dini melalui pembiasaan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian untuk melakukan hal yang benar.
Menurutnya, madrasah memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.
“Budaya antikorupsi harus dimulai dari hal-hal sederhana. Kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan berani berkata benar merupakan karakter yang harus kita tanamkan kepada anak-anak sejak dini,” ungkapnya.
Sementara itu, dari pihak Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, pembinaan dan materi Kampanye Anti Korupsi disampaikan oleh Bapak Vito. Materi diberikan secara edukatif dengan mengajak para peserta memahami pentingnya integritas serta mengenali berbagai perilaku yang dapat menjadi awal dari tindakan koruptif.
Bapak Vito sekaligus membuka secara resmi kegiatan Kampanye Anti Korupsi tersebut.
Kegiatan diawali dengan sambutan selamat datang dari Kepala MAN 1 Tasikmalaya, H. Eka Mulyana, selaku tuan rumah. Ia menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang memberikan wawasan penting kepada para siswa mengenai nilai-nilai integritas dan budaya antikorupsi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MTsN 1 Tasikmalaya, Asep Mikdar, bersama para guru dan siswa MTsN 1 Tasikmalaya.
Membangun Generasi Berintegritas
Kampanye Anti Korupsi menjadi momentum penting untuk memperkenalkan nilai-nilai integritas kepada generasi muda. Upaya pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan mampu memahami bahwa perilaku antikorupsi dapat dimulai dari kehidupan sehari-hari, seperti berkata jujur, tidak menyontek, disiplin dalam menjalankan kewajiban, tidak mengambil sesuatu yang bukan haknya, serta berani menolak berbagai bentuk kecurangan.
Sinergi antara Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, MAN 1 Tasikmalaya, dan MTsN 1 Tasikmalaya diharapkan dapat terus diperkuat dalam rangka membangun ekosistem pendidikan yang menjunjung tinggi integritas.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Antusiasme siswa dalam mengikuti pembinaan menunjukkan bahwa pendidikan antikorupsi memiliki ruang yang penting dalam membentuk karakter generasi muda madrasah.
Melalui Kampanye Anti Korupsi ini, diharapkan lahir generasi madrasah yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, berani menolak korupsi, serta memiliki integritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.








Gallery
Provide a short description of the gallery, highlighting key things.




















