SEKSI PENDIDIKAN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA KaBuPATEN TASIKMALAYA

Pembinaan Guru Sertifikasi, Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Validasi Dokumen 1

Pembinaan Guru Sertifikasi, Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Validasi Dokumen 1

INFO BERITA

Encep Mansur, S.kom

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Profesionalisme Guru melalui Pembinaan Guru Sertifikasi, Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Validasi Dokumen 1

KTasikmalaya (Penmad) – Dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah dan memperkuat profesionalisme guru, Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menggelar Pembinaan Guru Sertifikasi, Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan Validasi Dokumen 1 bagi guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 1 Tasikmalaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (20/07/2026) bertempat di Aula MTsN 1 Tasikmalaya.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Aep Saepurohman, S.Ag., M.S.I., didampingi jajaran Seksi Pendidikan Madrasah, serta dihadiri Pengawas Madrasah H. Ade Yuyu, M.Pd. dan Kepala MTsN 1 Tasikmalaya, H. Asep Mikdar, M.Pd. Turut hadir pula para kepala madrasah dan guru peserta yang tergabung dalam KKM MTsN 1 Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Tasikmalaya, H. Asep Mikdar, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya melalui Seksi Pendidikan Madrasah yang secara konsisten melakukan pembinaan kepada guru dan tenaga kependidikan. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan pendidikan di madrasah.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. H. Aep Saepurohman, S.Ag., M.S.I., memberikan pembinaan sekaligus arahan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya menjaga profesionalisme sebagai pendidik. Beliau menegaskan bahwa guru penerima sertifikasi memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta menjadi teladan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Tunjangan profesi guru bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta komitmen dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik di madrasah," ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang menempatkan nilai kasih sayang, penghormatan, toleransi, serta pembentukan akhlak mulia sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran.

"Madrasah harus menjadi tempat yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik. Guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan, karakter, dan budaya saling menghargai dalam setiap proses pembelajaran," tambahnya.

Sementara itu, Pengawas Madrasah H. Ade Yuyu, M.Pd., memberikan penguatan mengenai pentingnya penyusunan administrasi pembelajaran yang berkualitas, implementasi kurikulum secara optimal, serta peningkatan budaya mutu di lingkungan madrasah. Beliau juga mengingatkan agar seluruh guru senantiasa mengikuti perkembangan regulasi pendidikan sehingga pelaksanaan tugas profesional dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain pembinaan dan workshop, kegiatan juga diisi dengan Validasi Dokumen 1 Madrasah, yang bertujuan memastikan kesesuaian dokumen kurikulum dengan regulasi terbaru serta memperkuat tata kelola akademik di setiap satuan pendidikan. Melalui proses validasi ini diharapkan seluruh madrasah memiliki dokumen kurikulum yang lengkap, sistematis, dan selaras dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan narasumber mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, pengelolaan administrasi guru, penyusunan Dokumen 1, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran di madrasah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dalam melakukan pembinaan berkelanjutan kepada seluruh madrasah. Diharapkan melalui kegiatan ini, kompetensi guru semakin meningkat, tata kelola kurikulum semakin baik, serta tercipta budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh guru mampu mengimplementasikan hasil pembinaan dalam praktik pembelajaran sehari-hari sehingga dapat melahirkan peserta didik madrasah yang unggul, berprestasi, berkarakter, serta memiliki akhlakul karimah sesuai dengan visi Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang maju, bermutu, mendunia, dan penuh cinta.

Kontributor: Tim Humas Seksi Pendidikan Madrasah
Editor : Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya

Gallery

Provide a short description of the gallery, highlighting key things.